Selain menikmati me time, kamu juga bisa menyiapkan food preparation di akhir pekan untuk menu makan seminggu ke depan. Selain itu, food preparation juga bisa menjadi solusi di masa pandemi ini, dimana kita harus menyesuaikan dengan kebiasaan baru. Bila biasanya kita hampir setiap hari belanja agar dapat bahan makanan yang segar, pandemi ini membuat kita berpikir ulang untuk melakukannya. Sebab, salah satu cara paling baik untuk melindungi diri di pandemi ini adalah dengan mengurangi intensitas keluar rumah. Dalam membuat food preparation kamu harus tahu betul dan memperhatikan tips khusus supaya bahan makanan yang kamu siapkan tak cepat busuk. Lalu seperti apa sih cara food prep yang benar dan mempermudah dalam memasak makanan? Berikut tips food preparation yang harus kamu perhatikan!

1. Buat perencanaan menu

Cara food prep yang benar, pertama buatlah rencana menu makanan untuk seminggu. Dengan menjadwal menu masakan sehari-hari akan memudahkan mu supaya tidak bingung saat hendak memasak. Kalau kamu kesulitan menentukan menu makan seminggu, kamu bisa memulai dari memilih menu makanan yang benar-benar kamu sukai dan tidak sulit dalam memasaknya. Pakai resep yang sudah biasa kamu atau keluargamu masak sehingga kelezatannya terjamin sesuai dengan seleramu. Lalu tulis semua bahan yang dibutuhkan untuk daftar belanja. Kalau kamu belum terlalu percaya diri masak lauk dan sayur yang terpisah, kamu bisa cari resep masakan yang langsung mengandung protein dan sayur. Contohnya adalah tumis sayur dan protein dari tahu, tempe, ayam, sosis, daging, maupun ikan. Resep detailnya bisa kamu pelajari di internet atau di buku – buku resep makanan.

2. Siapkan bahan makanan

Setelah selesai membuat menu mingguan, kamu tinggal break down apa-apa saja bahan yang kamu butuhkan untuk memasak. Kamu hanya tinggal membeli bahan sesuai dengan menu yang sudah dibuat secukupnya. Bawa catatan tersebut saat kamu berada di pasar atau supermarket. Hal ini sangat amat membantu kamu untuk tidak impulsive saat membeli kebutuhan masak. Karena kalau tidak dicatat, yang ada kamu membeli bahan yang tidak kamu butuhkan dan berakhir busuk di kulkas.  Cukup membawa catatan kecil dan membeli bahan makanan secara mindful, itu penting agar menghindari dari food waste. Kamu juga bisa berbelanja bahan makanan online di MyMeal Catering. Selain menyediakan catering, kita juga menyediakan bahan makanan yang fresh dan organik.

3. Siapkan alat dan wadah

source: Okezone

Selanjutnya setelah berbelanja adalah mempersiapkan alat dan wadah yang digunakan untuk menyimpan bahan makanan. Alat yang kamu perlukan seperti: pisau untuk memotong – motong bahan makanan, talenan, dan wadah untuk mencuci bahan makanan. Setelah itu persiapan wadah untuk menyimpan bahan makanan yang sudah dipotong- potong dan dicuci bersih untuk di simpan di kulkas. Wadah food prep juga sebaiknya pilih wadah yang berkualitas. Kamu bisa pilih kotak penyimpanan makanan yang tahan panas atau aman untuk microwave, sehingga lebih praktis saat akan memanaskan makanan. Selain itu, kamu juga bisa pilih wadah yang terbuat dari kaca atau stainless steel. Pasalnya, kedua bahan ini cenderung tidak menyerap bau dan dapat digunakan untuk menyimpan makanan dingin atau panas. Kemudian, yang juga harus dipastikan adalah wadah yang kamu gunakan memang terbuat dari bahan yang aman untuk menyimpan makanan atau food grade.

4. Tips penyimpanan bahan makanan

Food preparation tanpa kulkas nyatanya hampir mustahil, karena hampir sebagian besar bahan makanan seperti lauk pauk, sayur-mayur, buah-buahan, bumbu dapur dan bumbu masak semua disimpan di kulkas dengan cara yang berbeda sesuai dengan jenisnya. Berikut tips food preparation berdasarkan jenisnya agar bisa awet dan tetap terjaga kualitasnya sampai seminggu ke depan.

a. Lauk

Lauk pauk ini bisa berupa daging (sapi ataupun ayam), ikan, udang, telur, tahu, tempe, teri dan sejenisnya. Untuk daging sapi dan ayam, jika kamu membeli di pasar tradisional sebaiknya cuci bersih terlebih dahulu. Kemudian simpan ke wadah kedap udara dan masukkan ke freezer. Akan tetapi jika kamu membelinya di swalayan, tidak dicuci pun tidak apa – apa karena biasanya di swalayan lebih bersih dan bisa langsung masukan saja ke freezer lemari es. Sedangkan untuk ikan dan udang tentunya dibersihkan dulu isi perut dan lainnya. Setelah bersih simpan di wadah dan masukkan ke freezer juga.

Untuk daging, ikan, udang, dan lainnya saat penyimpanan sebaiknya disimpan berdasarkan porsi sekali masak (makan) saja. Agar kita tidak melakukan proses pembekuan ulang. Saat mau dimasak sebaiknya bahan makanan yang beku ini di turunkan di lemari es bagian bawah malam sebelumnya atau bisa dikeluarkan dan wadahnya kita rendam dengan air. Ingat! Jangan sekali-kali memaksakan mencairkan lauk pauk ini dengan menyiramkan air panas atau merebusnya saat masih dalam keadaan beku. Karena ini bisa merusak kandungan gizinya.

Sedangkan untuk yang lauk pauk lainya seperti telur, cuci dan masukkan kulkas. Atau simpan saja di suhu ruangan karena telur akan tetap aman sampai kurang lebih 2 mingguan. Untuk tempe, simpan ke wadah kedap udara agar bisa tahan seminggu dan tidak berbau tengik. Sedangkan untuk tahu, cuci dan rebus dengan garam dan bumbu (biasanya bumbu tempe goreng). Rebus sebentar saja sampai airnya mendidih. Setelah dingin, simpan ke wadah dengan air rebusan tersebut. Tahu jadi lebih tahan lama dan juga bumbunya jadi lebih meresap.

b. Sayuran

Tips Food Preparation untuk jenis sayur, seperti halnya lauk pauk saya juga membedakan cara penyimpanannya agar lebih awet. Karena ada yang memang tahan cukup lama dan ada yang lebih mudah busuk. Yang lebih cepat busuk sebaiknya dijadikan menu awal minggu.

Untuk sayuran bertekstur keras seperti jagung, wortel, kacang panjang, buncis, kentang, dan sejenisnya. Jenis  Ini paling aman, simpan saja di wadah yang bagian bawahnya sudah dilapisi dengan tisu (fungsinya untuk menyerap air) lalu masukkan ke lemari es.

source: Sayurbox

Untuk daun bawang, seledri, kangkung, bayam, katuk dan sayuran berdaun sejenisnya. Sebaiknya potong- potong terlebih dahulu kemudian disimpan ke wadah bagian  bawah wadah dilapisi tisu lalu masukan ke lemari es. Untuk tauge, Kalau taugenya kering bisa langsung di taruh wadah yang dilapisi tisu. Atau bisa juga dimasukan dalam wadah dan diisi air sampai taugenya terendam. Bisa tahan sekitar 3 hari di lemari es. 

Untuk brokoli dan kembang kol, potong kecil-kecil lalu rendam air garam. Fungsinya selain agar tetap awet, air garam ini juga bisa membunuh ulat-ulat kecil yang sering berada di sela-sela sayuran ini dan juga untuk menghilangkan pestisidanya. Setelah di rendam air garam lalu dibilas dan disimpan ke wadah. Sebagian orang menggunakan teknik lain yaitu dengan memasukkan brokoli atau kembang kol ini ke air yang yang sudah mendidih (air panas) sejenak kemudian dimasukkan ke air dingin.

c. Bumbu makanan

Cara food prep yang benar untuk bumbu makanan. Pertama, Kamu cukup mengiris tipis beberapa siung bawang merah dan putih dan meletakkannya pada kotak kecil kedap udara atau kamu cukup mengupasnya saja, lalu masukan ke kotak kedap udara dan letakan di kulkas bagian bawah. Yang lebih simple lagi, kamu bisa memblender halus bawang dan memasukkannya ke dalam jar bening tertutup dan menaruhnya di dalam pintu freezer. Jar bening tidak akan membuat bawang membeku. Cara ini sangat memudahkanmu dalam proses memasak, apalagi untuk kamu yang memang tidak punya banyak waktu untuk memasak. Karena menyiapkan bumbu adalah salah satu bagian dari proses memasak yang cukup menghabiskan waktu. Oleh karena itu dengan menyimpan stok bumbu masakan sangat bisa menghemat waktu kamu. Tidak perlu repot potong-potong bawang lagi deh!

Oh ya tapi untuk kualitas food preparation ini akan ada perbedaaan antara lemari es 1 pintu dengan lemari es 2 pintu. Untuk lemari es 1 pintu selain ruangan lemari es yang lebih kecil juga dan untuk lauk-pauk di freezer mungkin masanya lebih singkat waktunya karena kalau sering dibuka tutup otomatis suhu di dalam lemari es juga jadi tidak stabil. Tapi kalau untuk seminggu masih aman. 

Memasak memang tidaklah mudah, begitupun menyiapkannya. Food preparation bisa jadi solusi, tetapi tetap saja harus repot menyiapkan berbagai keperluan seperti berbelanja bahan makanan, menyiapkan wadah dan menyiapkan kulkas. Food prep yang mudah? EatNow bisa jadi solusi yang paling tepat untuk kamu. Kamu tidak perlu repot berbelanja bahan makanan dan tidak perlu repot memasak lagi. Dengan EatNow cukup hangatkan 1-3 menit atau bisa dimakan langsung. Terbuat dari bahan organik pilihan dan diracik oleh ahli gizi berpengalaman sehingga nutrisi pada makanan terjamin kualitasnya. Selain itu kamu juga tidak perlu kulkas jika menyiapkan EatNow sebagai food preparation mu. Cukup simpan di suhu ruangan, tidak akan basi karena EatNow menggunakan proses sterilisasi modern terbaru sehingga bakteri pembusuk makanan berkurang dan bisa awet hingga 1 tahun. Klik disini untuk info lengkap tentang EatNow