Rekomendasi Makanan yang Baik Saat Isoman

Published On: 2 March 2022Categories: Tips Sehat

Salah satu gejala yang mungkin muncul ketika kamu terinfeksi Covid-19 varian omicron adalah sakit tenggorokan seperti radang. Kondisi ini bisa menyebabkan nafsu makan menurun, padahal makanan merupakan sumber nutrisi yang penting untuk proses pemuihan. Jika kamu termasuk pasien tanpa gejala atau bergejala ringan yang melakukan isolasi mandiri, berikut ini rekomendasi makanan yang baik untuk kamu konsumsi selama isoman.

Rekomendasi Makanan untuk Isolasi Mandiri (Isoman)

1. Buah dan sayuran yang tahan lama

Buah dan sayur penting untuk dikonsumsi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral. Kamu wajib stok jenis buah dengan tekstur yang lunak dan sekiranya bisa tahan lama seperti buah pisang dan pepaya.

Untuk menu sayuran yang disajikan bisa dalam bentuk sop dengan kaldu ayam, atau sayuran rebus yang bervariasi.

2. Bubur

Sakit tenggorokan jangan sampai membuatmu malas makan. Konsumsi makanan lunak yang mudah dicerna seperti bubur kacang atau bubur nasi sangat disarankan bagi pasien isoman.

Jika kamu tidak ada cukup wakt untuk memasak, kamu bisa stok Bubur Kacang dan Bubur Hong Kong dari EatNow. Kamu tidak perlu khawatir, karena bubur siap makan EatNow tidak mengandung MSG, pengawet, serta gula dan garam yang berlebih sehingga cocok sebagai makanan pendukung pemulihan kesehatan.

3. Minuman

Pastikan untuk minum air yang cukup sebanyak 2 liter dalam sehari, untuk mencegah kekurangan cairan serta menjaga tenggorokan agar tidak kering. Jika kamu termasuk yang sulit makan, kamu bisa minum juga susu, susu kedelai, atau sari kacang hijau untuk membantu memenuhi kebutuhan protein.

Kurangi memilih minuman dengan gula agar tidak memperparah sakit tenggorokanmu. Kecukupan protein sangat penting diperhatikan, karena dibutuhkan untuk kebutuhan sel imun tubuh. Susu juga merupakan sumber vitamin A dan D, yang sangat penting untuk kerja imunitas tubuh.

4. Cemilan yang sehat

Contoh cemilan yang bisa kamu stok saat isoman adalah yogurt dan madu. Yogurt merupakan makanan denggan tinggi asam amino, vitamin D dan probiotik. Belilah yogurt dengan kandungan gula dan lemak yang rendah, tambahkan buah-buahan untuk menambah cita rasa agar kamu tidak bosan.

Selain yogurt ada pula madu. Kamu bisa membuat minuman madu hangat, atau konsumsi langsung dengan takaran 1 sendok makan sehari. Madu mengandung polifenol dan flavonoid sebagai antioksidan, madu juga bermanfaat untuk memulihkan gangguan pada saluran pernapasan dan pencernaan.

5. Makanan dengan tinggi protein

Ahli gizi Universitas Gadjah Mada, Aviria Ermamilia M.Gizi.,RD, menganjurkan untuk konsumsi makanan yang tinggi kalori dan tinggi protein karena biasanya orang yang terkena infeksi akan butuh energi dan protein yang lebih tinggi dari biasanya.

Contoh makanan tinggi protein adalah telur, terutama jenis telur ayam kampung. Makanan satu ini cocok untuk pasien isoman karena memiliki protein sebesar 16,3 gram setiap 100 gram dan mengandung lemak tidak jenuh lebih banyak dari telur ayam negeri.

Konsumsi Vitamin

Selain konsumsi makanan yang sehat, pemulihan dapat dibantu oleh asupan vitamin tambahan. Kalau kamu termasuk pasien tanpa gejala, berikut ini anjuran konsumsi vitamin sesuai Pedoman Talaksana COVID-19:

  • Vitamin C non-acidic 500 mg 3-4 x sehari selama 14 hari, atau vitamin C 500 mg dalam bentuk tablet hisap 2 x sehari selama 30 hari
  • Vitamin D supplemen 400-1000 IU per hari, dan
  • Vitamin D obat 1000-5000 IU per hari.

Sedangkan, jika kamu memiliki gejala ringan, berikut adalah vitamin dan obat yang perlu dikonsumsi:

  • Vitamin C tablet non-acidic 500 mg 3-4 kali sehari selama 14 hari
  • Vitamin C tablet isap 500 mg 2 kali sehari selama 30 hari
  • Vitamin D: suplemen 400-1000 IU per hari, obat 1000-5000 IU per hari
  • Azitromisin 500 mg 1 kali sehari selama 5 hari
  • Antivirus : Oseltamivir (Tamiflu) 75 mg 2 kali sehari selama 5-7 hari (terutama bila ada infeksi influenza) atau Favipiravir (Avigan) 1600 mg 1 kali untuk hari pertama dan selanjutnya 2 kali 600 mg untuk hari ke 2-5.

 

Bagikan artikel ini

Leave A Comment