Hai, #EatNowBuddy! Pasti kamu sedang bertanya-tanya, nih, apa sih teknologi retort itu? Kalau kamu belum tau tentang teknologi retort, jangan khawatir, kamu nggak sendirian, kok!

Kali ini, EatNow ingin memperkenalkan teknologi retort kepada #EatNowBuddy. Sebenarnya, teknologi retort itu merupakan salah satu teknik pengolahan pangan yang sudah ada sejak dulu, lho. Produk retort juga sudah banyak digunakan, contohnya adalah makanan kaleng. Tentunya #EatNowBuddy sudah familiar dengan makanan kaleng, bukan? Nah, makanan kalengan merupakan salah satu produk pengolahan retort, lho!

Teknologi retort adalah teknologi sterilisasi modern yang memiliki banyak kelebihan. Salah satu kelebihan utamanya adalah membuat makanan tahan hingga bertahun-tahun di suhu ruangan tanpa perlu disimpan di lemari pendingin. Oleh karena itu lah makanan kaleng cenderung tahan lama. Selain dikemas menggunakan kaleng, makanan retort juga bisa dikemas ke dalam kemasan pouch, seperti produk EatNow.

Lalu, bagaimana sih cara kerja teknologi retort? Kira-kira apa saja kelebihan dari makanan retort dan kenapa makanan retort bisa tetap aman? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini!

Ilustrasi Mesin Retort

Source: Alibaba

Pengertian

Retort merupakan teknologi sterilisasi modern di mana makanan dikemas di dalam kemasan kedap udara lalu dimasukan ke dalam mesin retort yang bertekanan tinggi dan bersuhu kurang-lebih 121-131 derajat celcius selama waktu tertentu. Mesin retort disebut juga Autoclave atau Sterilizer dan digunakan untuk mensterilisasikan makanan secara komersial setelah makanan dikemas dalam kemasan kedap udara.

Sterilisasi komersial sendiri adalah pembasmian mikroorganisme yang terdiri dari bakteri patogen (yang menyebabkan penyakit) dan bakteri pembusuk (yang membusukan makanan) secara menyeluruh. Kedua jenis mikroorganisme tersebut biasa ditemukan dan dapat berkembang pada makanan yang disajikan dan disimpan secara normal tanpa melalui proses pemanasan di mesin bertekanan tinggi.

Kemasan kedap udara makanan retort pun biasanya berbentuk kaleng, gelas kaca khusus, botol kaca/botol plastik khusus, tray ataupun pouch yang terbuat dari bahan aluminium dan plastik tertentu. EatNow sendiri menggunakan kemasan retort pouch agar menu sehat EatNow dapat dikirim ke mana pun #EatNowBuddy berada!

Baca juga: EatNow vs Makanan Instan Kemasan Lainnya

Sejarah Retort Pouch

Kemasan retort pouch ini mulai fokus untuk dikembangkan pada awal 1950-an oleh lembaga U.S. Army Natick Development Center di Amerika Serikat. Mulai 1960-an, kemasan retort pouch pun mulai dicoba untuk dipakai secara luas dan ternyata sangat disukai oleh masyarakat Amerika. Berbagai firma di Eropa dan Jepang pun segera berlomba-lomba untuk mendapatkan lisensi pengemasan retort pouch tersebut.

Sejak 1968, lembaga tersebut mulai menjalankan tes reliabilitas kemasan retort pouch dan menemukan bahwa kemasan retort pouch memiliki kualitas setara dengan kemasan kaleng. Oleh karena itu, di tahun 1974, lembaga pengesahan makanan dan obat-obatan di Amerika Serikat (Food and Drug Administration atau FDA) memberikan lampu hijau bagi kemasan retort pouch untuk pengemasan makanan hewani. Namun, sayangnya, setahun setelahnya FDA menarik putusan tersebut dengan alasan khawatir bahwa makanan dapat menyerap komponen polyester dan epoxy pada kemasan retort pouch.

4 lapisan pada kemasan retort pouch, yaitu polypropylane, nylon, aluminium foil, dan polyester.

Dua tahun kemudian, FDA akhirnya mengeluarkan peraturan ketat mengenai bahan-bahan apa saja yang boleh digunakan dalam memproduksi kemasan retort pouch beserta batas takaran untuk setiap bahan tersebut. Untungnya, pada awal 1980-an perkembangan retort pouch pun terbantu dengan adanya perkembangan plastik pertama dengan komposisi pembatas yang tinggi bernama polypropylene/ethylene vinyl alcohol (EVOH) atau polypropylene/polyvinylidene chloride (PVDC). Kehadiran plastik polypropylene ini menjadikan retort pouch lebih terjamin keamanan dan kualitasnya.

Hari ini, kemasan retort pouch dibuat dari berbagai kombinasi lapisan yang tahan panas hingga setidaknya 125-131 derajat celcius. Kemasan retort pouch juga diharuskan untuk memiliki kemampuan menyerap dan menahan panas, memiliki tingkat transmisi oksigen dan uap yang rendah, tidak menyerap bakteri, tahan lama, kokoh, dan sanggup untuk mengikuti serangkaian proses filling, sealing, pengolahan, sterilisasi, penyimpanan, dan distribusi.

Proses Retort

  1. Penyiapan makanan: makanan disiapkan dengan cara dimasak terlebih dahulu ataupun dalam kondisi mentah.
  2. Pengemasan (filling and sealing): makanan dimasukan ke dalam kemasan retort pouch yang kedap udara, lalu ditutup rapat.
  3. Pengolahan dengan mesin retort: makanan dan kemasan retort pouch dimasukan ke dalam mesin retort yang telah/kemudian diatur suhu temperatur, tekanan, dan durasinya.
  4. Pendinginan: makanan dikeluarkan dari mesin retort dan memasuki cooling down process untuk didinginkan.
  5. Karantina: makanan akan dikarantina selama 14 hari sebelum dinilai berhasil tidaknya proses sterilisasi.
  6. Uji laboratorium: sampel dari makanan yang telah dikarantina tersebut akan diuji kelayakannya di laboratorium.
  7. Penyimpanan: makanan kemudian disimpan di ruangan steril.
  8. Pendistribusian: makanan siap untuk didistribusikan dan dijual kepada konsumen.
  9. Penyajian: makanan dapat dimakan langsung atau dihangatkan menggunakan microwave (selama 1 menit) atau direbus langsung beserta pouch (selama 3 menit).

Baca juga: Perubahan Makanan Setelah Retort, Masih Amankah Untuk Dikonsumsi?

Keuntungan Retort

  • Makanan dapat dimakan kapan saja dan di mana saja.
  • Makanan siap santap dan dapat langsung dimakan.
  • Proses penyajian/penghangatan makanan yang sangat singkat (cukup dipanaskan 1-3 menit).
  • Makanan dapat bertahan dalam suhu ruangan selama 1-2 tahun tanpa bahan pengawet.
  • Makanan sangat terjamin kebersihan dan tingkat sterilisasinya, sehingga makanan lebih sehat dan bermutu.
  • Kadar nutrisi makanan lebih terjaga karena penurunan nutrisi lebih sedikit dibandingkan dengan teknik pengolahan lainnya.
  • Rasa makanan lebih enak karena melalui teknologi retort makanan tidak terkena panas secara langsung.
  • Kemasan retort pouch yang ringan, hemat tempat, dan praktis untuk dibawa ke mana-mana.
  • Kemasan retort pouch mudah untuk dibuang sehingga tidak perlu mencuci banyak peralatan makan.
  • Kemasan retort pouch yang aman dan mudah untuk dibuka (hanya dengan disobek ataupun digunting).

Nah, kira-kira begitu lah pengertian, sejarah singkat, proses hingga manfaat retort! Gimana, sekarang udah yakin kalau produk EatNow benar-benar aman, kan?